Renungan Harian Kristen – Anak Angkat

Shalom sobat mazmur.id yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus? semoga kebahagaian selalu menghampiri kalian.

Pada kesempatan kali ini tim mazmur.id akan meyajikan informasi tentang renungan harian kristen dengan tema “Anak Angkat” Silahkan disimak dan direnungkan.

Dikisahkan ada seorang ibu muda yang baru saja melahirkan sang buah hati dan membawanya pulang kerumah orang tuanya sambil berkata “Ibu, Lihatlah anak ku, Sehat dan Lucu, Tapi ada satu hal yang membuat aku heran ibu, Warna rambutnya sangat hitam, sedangkan warna rambut aku dan suami berwarna hitam kecokelatan”.

Sang ibu pun menjawab “Kamu jangan heran, rambut ayah mu kan juga berwarna hitam pekat”. Namun sang anak menjawab dengan cepat “Tapi bu, bukan kah itu tidak ada pengaruhnya untuk buah hati ku? mengingat aku hanya anak angkat dalam keluarga ini ?”. Sang ibu pun terhenyak dan menjawab sambil tersenyum, “Ahh, Aku selalu lupa akan hal ini”.

Dalam kekristenan, bukan kah kata “Anak Allah” merupakan sebuah kata kebanggaan yang sering kita pakai ? Akan tetapi pemahanan mengenai “Anak Allah” secara perlahan mulai terlupakan.

Kita lupa bahwa status “Anak Allah” yang kita dapatkan merupakan sebuah anugerah yang diberikan Tuhan Yesus yang telah menebus dosa kita di kayu salib, Dengan demikian kita menjadi milik-Nya, Di diami oleh Roh Kudus dan Menjadi ahli waris-Nya. Ini semua membuktikan bahwa Dia sangat mengasihi kita walaupun awalnya kita adalah “Anak Angkat”.

Selanjutnya dari pihak kita pun adalah sebuah hal yang sangat wajar untuk selalu mengingat asal muasal kita serta meyadari bahwa status “Anak” merupakan sebuah kemurahan yang telah kita terima. Dengan begitu kita akan selalu mengerti tata krama dan perilaku kita.

Kita akan selalu di ingatkan untuk “Tahu Diri”, Bersyukur dan Hidup sepadan dengan kemurahan Allah. Sebagai renungan harian kristen, Apakah selama ini kita hidup selalu bersyukur akan kemurahan Tuhan ? Atau bertolak belakang dengan hidup tidak tahu terima kasih ?

Anugerah yang tak terukur dapat membawa kita kedalam kehidupan yang penuh dengan syukur