Terapi Plasma KONVALESEN

2 min read

Pengertian Terapi Plasma KONVALESEN

Tak terasa sudah hampir 12 hari saya berjuang dengan Covid19 ini. Melewati hari-hari berat, hari-hari penuh optimisme dan juga harapan, hari-hari landai di mana secara manusiawi saya merasa bosan dan juga kelelahan. Efek Covid19 di tubuh setiap orang berbeda-beda, saya pas kebagian yang tidak ringan-ringan saja. Sayangnya.

Kemungkinan saya mengalami apa yang orang sebut sebagai happy hypoxia. Penurunan kadar oksigen dalam darah oleh karena infeksi virus ini. Saya juga mengalami penggumpalan darah, membuat harus disuntik di perut dua hari sekali biar diberi pengencer darah. Belum berhenti, Covid19 ini juga membuat saya lemas. Dua hari yang lalu saya jatuh di kamar mandi, tak sadarkan diri tiba-tiba, pipi jadi memar beserta biru, terbentur lantai.

Awalnya gejala yang saya alami ringan. Tetapi antibodi saya banyak kalah melawan Covid. Malam di mana saya merasa sesak nafas dan juga esoknya harus dibawa ke kediaman sakit, kemungkinan besar saya mengalami badai sitokin. Virus yang sudah sampai paru-paru membuat sitokin berusaha melindunginya mati-matian dari serangan virus. Murah meriah keadaannya teratasi, saya juga tanpa tunggu lama ditangani dengan treatment yang tepat di Properti Sakit.

Setelah itu, keadaan tidak menentu. Saya bolak-balik dipasang infus, obat-obatan, vitamin, pilihan lainnya pengganti cairan tubuh. Lengan kiri kanan juga udah hitam-hitam diambil darah terus. Memastikan semuanya terjamin dan juga baik-baik saja. Syukurnya kini sudah nggak sesak lagi, batuk kering jauh berkurang, saya mulai bisa pelan-pelan melepaskan oksigen.

Dokter akhirnya memutuskan untuk melakukan terapi plasma konvalesen. Plasma darah survivor Covid19 yang sudah tuntas ditransfusikan ke tubuh saya demi mengajari sel-sel darah saya membentuk antibodi untuk melawan Covid19. Semalam saya sudah ditransfusi 200cc, tinggal dua kali lagi. Semoga segalanya segera tuntas.

Terima kasih biar para pendonor yang menyumbangkan plasma darahnya untuk dipakai membantu pasien Covid19 yang lain. Anda luar biasa mulia. Jika sudah membaik, saya juga ingin menyumbangkan plasma darah saya biar pasien yang lain. Saya ingin perusahaan kami menang bersama-sama melawan pandemi ini. Sesakit apapun itu. Seberat apapun itu.

Teman-teman yang baik, Covid19 ini nggak sederhana. Nggak biasa-biasa saja. Tidak semua orang akan teratasi hanya dengan minum jamu, madu, vitamin, suplemen makanan atau berjemur. Dalam kasus-kasus ringan mungkin iya. Meskipun demikian dalam kasus-kasus sedang ke berat seperti yang saya alami, apalagi kritis, Covid19 ini perlu penanganan dokter maupun pengawasan medis yang memadai. Semua bisa terjadi, virus ini bisa menyerang darah, paru-paru, lever, jantung, atau organ-organ penting lainnya.

Perlahan kondisi saya kini hilang penyakitnya. Akan tetapi saya harus tetap hati-hati beserta waspada. Makan harus tetap terjaga. Suasana hati dan juga pikiran harus terus optimistis serta positif. Saya sudah tidak sabar kembali berkumpul dengan keluarga, kembali beraktivitas, kembali pada tugas sejarah saya agar memberi fungsi dan juga membantu sebanyak mungkin orang. Namun ya detik ini harus membaik dulu. Mudah-mudahan semua ini langsung terlalui.

Dua hari lagi saya akan menjalani test swab. Rasanya degdegan. Rasanya nggak mau gagal maupun positif lagi. Akan tetapi saya harus ikhlas, apapun yang terjadi, saya siap hadapi. Dalam dua hari kedepan, saya akan terus ditransfusi plasma konvalesen, juga diberi antivirus Remdisivir termasuk obat-obatan lain, dua hari rasanya panjang sekali biar ditunggu.

Seperti pihak kami tahu detik ini adalah hari terakhir di tahun 2020. Ini lembar ke 366 dari 366 halaman di tahun ini. Bagi saya pribadi, ada banyak hal luar biasa terjadi di tahun ini, hal-hal yang tak akan saya lupakan. Semua yang mungkin berat tetapi telah membentuk siapa diri saya yang kini. Tahun ini ditutup dengan cara yang kurang menyenangkan, memang, saya sedang sakit. Meskipun demikian saya percaya ini cara Allah supaya mempersiapkan 2021 sebagai salah satu tahun istimewa dalam hidup saya kelak, juga hidup kami semua.

Akhirnya, saya ingin mendedikasikan jurnal kali ini supaya teman-teman yang sedang berjuang melawan Covid19. Tetap semangat, kawan-kawan. Jangan sampai putus harapan. Insya Allah kita akan sembuh. Perusahaan kami akan lebih kuat. Kita akan jadi pribadi yang lebih baik di tahun depan.

Konon, tak ada yang lebih baik dari sakit, kecuali semua ini menghapus dosa-dosa berat toko kami yang terdahulu. Kemudian Tuhan membuka pintu doa: Bahwa apapun yang perusahaan kami minta akan dikabulkanNya. Doa saya, semoga Allah lekas angkat wabah ini. Semoga Allah berikan kehidupan yang lebih baik, jauh lebih baik, bagi kawan-kawan saya yang sedang membaca jurnal ini.

Salam baik.

Fahd

Sumber :

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10157549902846437&id=104233776436

Terima Kasih Sudah Berkunjung, Jangan lupa untuk share artikel kami