Terhindar Dari Penyangkalan

terhindar dari penyangkalan
terhindar dari penyangkalan

Shalom, pada kesempatan pagi hari ini, tim mazmur.id akan memberikan informasi tentang ringkasan khotbah GBI PRJ Pluit tanggal 14 April 2019 pada kebaktian pertama dengan tema ‘Terhindar dari Penyangkalan’  yang dibawakan oleh Pdt. Johan Lumoindong.

Buat sobat mazmur yang kemarin tidak sempat beribadah, silahkan simak ringkasan nya pada artikel dibawha ini yang berhasil tim mazmur.id sajikan untuk kalian.

Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid – murid Nya ke Bukit Zaitun. Maka berkatalah Yesus kepada mereka: “Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai – berai. Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea.” Petrus menjawab Nya: “Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali – kali tidak.” Yesus berkata kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya malam ini, sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.”Kata Petrus kepada-Nya: “Sekalipun aku harus mati bersama – sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau.”Semua murid yang lainpun berkata demikian juga. (Matius  26:30 – 35).

Perikop ini adalah jawaban atas peristiwa Jumat Agung yaitu Kematian Tuhan Yesus. Perikop ini memberitahukan kepada kita bahwa Petrus akan menyangkal Yesus. Orang orang yang menyangkal Yesus adalah orang yang kekurangan dan kehilangan cinta kepadaNya. Petrus terguncang imannya karena takut akan dirinya sendiri yang akan juga ditangkap dan dihukum jika dirinya mengakui mengenal dan sering bersama – sama dengan Yesus.

Bagaimana Kita Dapat Terhindar dari Penyangkalan

Tetap ada didalam Persekutuan Kepada Tuhan

Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid – murid-Nya ke Bukit Zaitun. (Matius 26:30).
Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.Dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat. (Ibrani 10:23-25).

Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap – tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing – masing secara bergilir dan makan bersama – sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap – tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.(Kisah Para Rasul 2:46-47).

Kunci untuk tetap kita didalam Tuhan adalah tetap dalam hubungan yang eratdan intim dengan Tuhan Yesus melalui doa pujian dan penyembahan.

Tetap Biasa dalam Pro dan Kontra dan Terus Berkarya

Maka berkatalah Yesus kepada mereka: “Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai – berai. Akan tetapi sesudah Aku bangkit, Aku akan mendahului kamu ke Galilea. (Matius 26:31-32).

Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita. Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3:17,23).
Kita tidak bisa menyenangkan semua orang. Selalu ada yang suka dan tidak suka, setuju dan tidak setuju dan itu adalah hal yang umum dan biasa. Bagian kita tetaplah fokus untuk terus berkarya dan jalan terus tanpa memusingkan perbedaan itu. Bagian Tuhan memberkatiyang kita lakukan dengan segala ucapan syukur… Amin.
TUHAN YESUS MEMBERKATI

Baca Juga : Your Character is Your Destiny