Generasi PING dijamin tahu, bahwa blackberry sempat menjadi salah satu smartphone yang cukup laris di pasaran pada masanya di tahun 2008.
Tentunya kalian penasaran dong kenapa perusahaan blackberry bisa bangkrut beserta apa penyebab blackberry bangkrut , tim mazmur.id akan mengulasnya demi sis.
Penyebab Blackberry Bangkrut
Meremehkan Kompetitor (iPhone)
Pada era kejayaannya Tahun 2008, Blackberry menganggap remeh kompetitor mereka iPhone, CEO Blackberry dikala itu mengatakan bahwa iPhone seperti ponsel mainan.
Memiliki baterai yang lemah serta keyboard layar sentuh yang sulit dipakai dibanding keyboard fisik blackberry.
Produk Layar Sentuh Gagal
Sebagai antisipasi dari serbuan iPhone, Perusahaan tersebut pun mengeluarkan produk dengan nama Blackberry storm. Meskipun laris manis di awal, Blackberry Storm merupakan produk gagal dari Blackberry
Pemimpin Perusahaan
Setelah berakhirnya masa kepemimpinan Lazaridis dan juga Balsilie yang tidak dapat menahan serangan dari pesaing, Thorsten Heins ditunjuk menjadi CEO Blackberry.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, Thorsten Heins digantikan oleh John Chen sebab dianggap gagal dalam mensukseskan Blackberry Z10 serta pernyataan Kontroversialnya.
Terlambat Pengembangan
Ditengah gempuran dari handphone pesaing seperti Android termasuk iPhone, Blackberry mulai merasa cemas lantaran perusahaan tersebut terlambat dalam melakukan pengembangan.
Tidak heran apabila Blackberry tanpa tunggu lama membuat mengeluarkan Blackberry 10 dengan basis QNX. OS ini sejati nya bagus, karena tidak membutuhkan tombol fisik, hanya geser biar menggulirkan menu.
Blackberry 10 meleset dari rencana peluncuran yang awalnya di lakukan pada Tahun 2011 ditunda hingga Januari 2013 dengan Blackberry Z10.
Android Kian Merajalela
Pada tahun 2008 HTC Dream merupakan awal kelahiran Smartphone bersistem operasi Android. Pada waktu itu Pemimpin Perusahaan kembali mencemooh Handphoe Android termasuk menganggap remeh.
Disini merupakan titik kejatuhan mereka, yang hanya menganggap bahwa handphone sebatas alat komunikasi, berbeda visi dengan Android iPhone yang menawarkan fasilitas Entertainment.